Tafsir Alquran Ayat per Ayat

Judul buku: Tafsir Al-Qur’an Al-Aisar
Penulis: Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi
Penerbit: Darus Sunnah, Jakarta
Cetakan: II, Juni 2008
Tebal: 7 jilid

Memahami Alquran lalu mengamalkannya adalah perintah agama. Dalam memahami Kitabullah ini, kaum Muslimin diharuskan berpegang teguh kepada kaidah-kaidah penafsiran baku yang ditetapkan oleh shalafush shalih (orang-orang saleh terdahulu). Berkait dengan hal itu, umat Islam memerlukan tafsir Alquran yang sesuai dengan manhaj Ahlus Sunnah, suatu tafsir yang diridhai Allah SWT.

Buku tafsir yang ditulis oleh Syaikh Abu Bakar Al-Jazairi ini dimaksudkan sebagai jawaban atas kebutuhan umat tersebut. Buku yang diindonesiakan dan diterbitkan oleh Penerbit Darus Sunnah Jakarta dengan izin resmi dari Maktabah Al-‘Ulum Wa Al-Hikam, Madinah, Saudi Arabia ini menghimpun metode penafsiran bill-maktsur, yaitu menafsirkan ayat dengan ayat, lalu dengan hadis-hadis Nabawi dan atsar-atsar para sahabat.

Sebagaimana namanya, “Al-Aisar”, yang artinya “yang termudah”, kitab tafsir ini mudah dipelajari dan dipahami oleh setiap Muslim. Buku ini mempunyai sistematika penyajian penafsiran tersendiri, menjelaskan makna kata per kata secara literal dan diakhiri dalam setiap penafsirannya dengan pelajaran-pelajaran (fawaid) yang dapat diambil dari ayat tersebut.

Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi mengemukakan dalam pengantar tafsir ini sebagai berikut, “… melihat kebangkitan Islam kontemporer, maka merupakan sebuah tuntutan untuk menulis kitab tafsir yang mudah dipahami, yang menggabungkan antara arti yang dimaksud dalam firman Allah Ta’ala dengan ungkapan yang mudah dipahami seorang Muslim masa kini. Kitab tafsir yang memaparkan akidah ulama salaf yang benar dan hukum-hukum fikih yang relevan, sekaligus menumbuhkan sikap takwa dalam jiwa, dengan memotivasi perilaku-perilaku yang mulia dan membuat benci kepada perilaku-perilaku yang rendah, menyeru untuk melaksanakan kewajiban dan menjaga diri dari larangan, serta menghiasi diri dengan akhlak-akhlak Qur’ani dan etika Rabbani.”

Penulis juga  menegaskan, kitab tafsir ini tidak memaparkan banyaknya penafsiran, tetapi komitmen dengan makna yang rajih (kuat), yang banyak dipakai oleh mayoritas  mufassirin  dari kalangan shalafush shalih. Sehingga pembaca tidak memahami bahwa ada makna lain selain yang ia pahami dari kalam Allah ini.

Lebih jauh, penulis mengemukakan bahwa ia menyusun tafsir ini dalam bentuk pelajaran yang berkesinambungan dan saling terkait. Kadang ia menjadikan satu ayat tertentu dalam satu pelajaran, ia jelaskan kata-katanya secara literal, lalu ia jelaskan makna globalnya, kemudian ia sebutkan  satu per satu pelajaran yang ada di dalamnya untuk diyakini dan diamalkan.

Dan adakalanya ia menggabung dua, tiga, empat atau lima ayat dalam satu pelajaran. Hal itu bertujuan untuk menyeragamkan topik bahasan beserta korelasi makna kandungannya. Tafsir Al-Qur’an Al-Aisar yang diterbitkan oleh Darus Sunnah  secara lengkap sebanyak tujuh jilid ini sangat perlu dimiliki dan dipelajari oleh setiap Muslim.

Seperti ditegaskan oleh Syaikh  Abu Bakar Jabir Al-Jazairi, “Saya berharap semoga kitab ini menjadi kitab tafsir bagi setiap Muslim dan Muslimah, tak satu rumah pun dari rumah-rumah kaum Muslimin yang tidak memilikinya.

Pos ini dipublikasikan di Pustaka dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s