Kesabaran, Kunci Mengenalkan Al-Quran pada Anak

JAKARTA–Adanya hidayah dari Allah SWT dan peran orang tua membantu anak mengenal Al-Quran. Lebih dari, penciptaan kehidupan keluarga bernuansa islami juga turut membantu. Sayangnya, ketiga faktor itu seolah menjadi batu sandungan bagi sebagian keluarga muslim.

“Kita hidup di sebuah zaman yang tidak sepenuhnya lurus, terlebih ada janji syetan kepada Allah untuk memutuskan hubungan antara manusia dan Allah. Tapi yang terpenting adalah konsistensi kita,” Ustadzah, Wirianingsih dari PP Salimah, saat peluncuran Syaamil Al Qur’an The Miracle 15in1 yang berlangsung di Islamic Book Fair 1431 H/ 2010M, Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/3).

Ia menuturkan, tidak semua hal berjalan ideal. Oleh sebab itu, yang sangat diperlukan adalah kesabaran. Masalah kontaminasi atau hal-hal yang menghambat anak mengenal Quran harus disikapi dengan sabar
sekaligus turut memberikan benteng kepada anak dari kontaminasi.

“Kalau kita berorientasi hanya pada tujuan dan menghilangkan proses maka kita pasti gagal. Setelah gagal, lalu capek dan lelah untuk belajar kembali,” tuturnya,

Wiraningsih pun berpesan agar orang tua selalu jangan pernah berputus asa, dan  jangan pula merasa lelah mengenalkan Quran kepada anak-anak.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s